Sejarah Awal Mula Adanya Ketupat di Indonesia

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp
ketupat

Ketupat sudah menjadi salah satu hidangan yang wajib ada bagi masyarakat Muslim Indonesia setiap Hari Raya Idul Fitri.

Namun pada dasarnya, jika Anda mengamati hidangan ketupat tersebut sebenarnya tidak ada di negara Timur Tengah sana. Lantas dari mana sebenarnya tradisi makan ketupat ini berasal?

“Menurut sebagian cerita rakyat, ketupat tersebut berasal dari masa hidup Sunan Kalijaga, pada masa syiar Islamnya di abad ke-15 hingga 16.

Sunan Kalijaga menjadikan ketupat tersebut sebagai budaya sekaligus filosofi Jawa yang berbaur dengan nilai ke-Islaman.”

Dikutip dari sejarawan kuliner sekaligus penulis buku “Jejak Rasa Nusantara: Sejarah Makanan Indonesia”.

Masyarakat Pulau Jawa dan masyarakat Sunda menyebut ketupat sebagai kupat, yang mana memiliki sebuah arti ngaku lepat atau mengakui kesalahan.

Adapun simbolisasi lain daripada ketupat tersebut, menurut, laku papat (empat laku) yang juga melambangkan empat sisi dari ketupat.

Khas Gresik, Gresik,

Namun belum tau pasti jika ketupat tersebut bisa jadi berasal dari zaman yang lebih lama, yakni zaman Hindu-Buddha di Nusantara.

Merujuk pada zaman sebelum Islam, nyiur dan beras sebagai sumber daya alam sudah dimanfaatkan untuk makanan oleh masyarakat di zaman tersebut.

Masyarakat di Bali pun sampai saat ini menggunakan ketupat (orang Bali menyebutnya tipat) dalam ritual ibadah.

“Secara tertulis dalam prasasti yang diteliti oleh para ahli, tidak disebut secara spesifikasi merujuk ke ketupat, akan tetapi indikasi makanan beras yang dibungkus nyiur sudah dilakukan sebelum masa pra Islam,”.

Ketupat tersebut ahirnya tidak hanya menjadi identitas di Indonesia saja, melainkan juga di Asia Tenggara khususnya negara Melayu, yang identik dengan Hari Raya Idul Fitri.

“Di Islam, ketupat dicocokkan lagi dengan nilai-nilai ke-Islaman oleh Sunan Kalijaga, membaurkan pengaruh Hindu pada nilai nilai ke-Islaman, menjadi akulturasi yang padu antara keduanya,”.

Baca Juga  Kelezatan Martabak Manis Teradjana Khas Kabupaten Gresik
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Never miss any important news. Subscribe to our newsletter.