Rutinan Fatayat NU Gresik, Bu Min Siapkan Program UMKM

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Pertemuan Rutin PAC Fatayat NU yang digelar di desa Samirplapan dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Dra. Hj. Aminatun Habibah, M.Pd. pada Sabtu (18/06/2022).

Hadir pula dalam acara ini M. Hamzah Takim (DPRD Gresik), Dedy Hartadi (Camat Duduksampeyan), H. Ahmad Ja’far Shodiq (Kades Samirplapan), H. Ilham (Ket MWCNU Duduksampeyan), HJ. Fatimah (PAC Muslimat Kec. Duduksampeyan), Suliyah (PAC Fatayat Kec. Duduksampeyan), Sakdiyatul Muthohiroh (Ketua Fatayat Samirplapan) dan para undangan yang lain.

Khas Gresik, Gresik,

Acara dibuka dengan sambutan dari H. Ahmad Ja’far Shodiq selaku kepala desa samir plapan. Beliau berharap dengan diadakannya majelis ini dapat menambah syiar agama islam dan juga tegakknya panji-panji NU di masa mendatang.

Beralih ke Wabub Gresik alias Bu Min, beliau menghimbau agar selalu bersholawat sehingga tumbuh rasa cinta terhadap Nabi dan juga menumbuhkan rasa nasionalisme yang harus dimiliki sebagai para anggota Fatayat NU, terlebih-lebih NU itu sendiri.

“Di NU itu senantiasa organisasi yang mendengung-dengungkan sholawat, karena dengan sholawat kita akan mencintai Nabi dan mencintai negara kita” ujar Bu Min.
“Kita karena membaca sholawat itu maka manifestasinya adalah untuk kita itu mencintai negara kita” sambungnya.

Bu Min berpesan pada seluruh audience untuk saling bekerjasama dalam menumbuhkan Fatayat kedepannya. Tidak hanya itu, beliau juga mengusulkan untuk Fatayat agar memiliki beberapa program yang dapat menunjang para anggota kedepannya.

Khas Gresik, Gresik,

“Oleh karena itu mari kita terus memupuk Fatayat ini, tidak hanya begini-begini saja, kita canangkan sebuah program yang bisa menjadikan orang Fatayat ini produktif” Pungkasnya.

Beliau mencontohkan dengan Fatayat yang perlu merambah ke dunia UMKM. Sehingga dapat meningkatkan kemandirian anggota plus skill dan ekonomi para anggota Fatayat terlebih-lebih di masyarakat sekitar. Selanjutnya Bu Min berharap juga Fatayat dapat jadi organisasi yang dapat memberdayakan para pengangguran disekitar melalui pelatihan atau pembinaan yang mereka lakukan.

“karena sekarang yang menjadi kendala bagi seluruh masyarakat pasca pandemi ini adalah peningkatan ekonomi” Kata Bu Min.

Terakhir, beliau berharap agar acara rutinan ini terus ada kedepannya sehingga semakin dapat merekatkan para anggota dan memberikan dampak yang positif bagi sekitarnya.

Baca Juga  Puji Penerapan PPKM Darurat di Gresik, Kakor Sabhara Polri: 4 Pilar Sudah Optimal
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Never miss any important news. Subscribe to our newsletter.

Leave a Reply