Perusahaan Tambang Terbesar di Indonesia 2021

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp
perusahaan tambang

Khasgrsik.com – Perusahaan tambang merupakan sektor terpenting bagi Indonesia yang menunjang banyak sekali faktor dalam kehidupan negara. Pasalnya perusahaan yang bergerak di bidang ini memproduksi sumber daya alam maupun kandungan mineral seperti pengolahan bahan bakar minyak, minera logam dan bebatuan.

Aktivitas di perusahaan tambang meliputi penelitian, penyelidikan, eksplorasi, studi, pengolahan, pemurnian, pengangkutan dan penjualan. Semua aktivitas pengelolaan sumber daya alam tersebut dilakukan oleh pihak industri pertambangan.

Sedangkan untuk kegiatan pasca penambangan berupa pengawasan dan pelestarian lingkungan akan dilakukan secara berkelanjutan. Tentunya semua proses industri pertambangan dilakukan secara tepat dan benar sesuai ilmu pertambangan yang berlaku.

Menurut peraturan negara Undang-Undang No. 4 tahun 2009, pertambangan memiliki beberapa kelompok yaitu pertambangan batuan, pertambangan logam, pertambangan mineral bukan logam dan pertambangan mineral radioaktif.

Untuk pertambangan mineral dan batuan dikelompokkan menjadi lima komoditas tambang yakni mineral logam, mineral bukan logam, mineral radioaktif, batu bara dan batuan.

Di Indonesia ada ratusan perusahaan pertambangan yang berkontribusi untuk pembangunan bangsa. Perusahaan-perusahaan pertambangan tersebut yaitu:

PT Freeport Indonesia

perusahaan tambang

PT Freeport Indonesia merupakan perusahaan yang mengelola tambang Grasberg, salah satu tambang emas terbesar di Dunia dan tambang tembaga terbesar ketiga didunia.

Perusahaan ini diresmikan pada 7 April 1967. Pada saat kontrak pertama dengan Freeport di tahun 1967, Indonesia hanya memiliki 9,36% saham saja. Saat ini Pemerintah Indonesia sudah memiliki 51% saham Freeport dengan tebusan sebesar Rp. 56,1 triliun.

Perusahaan tambang yang beroperasi di Papua ini memberikan dukungan berupa investasi pembangunan Papua sejak 2012 sejumlah USD 110,9 juta, progam pengembangan masyarakat senilai USD 39,26 juta, program pengembangan sosial sebesar USD 68,14 juta dan masih ditambah USD 600 juta berupa infrastruktur sosial seperti rumah sakit, asrama siswa dan sekolah.

PT Pertamina (Persero)

perusahaan tambang
PT Pertamina Indonesia (Persero)

PT Pertamina merupakan perusahaan tambang yang bergerak di bidang industri minyak dan gas terbesar di Indonesia. Perusahaan ini sudah berdiri sejak 10 Desember 1957 yang berkantor pusat di Jl. Medan Merdeka Timur, Jakarta.

Baca Juga  SIG Salurkan 33.000 Paket Sembako di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan

Perusahaan ini mengelola tujuh kilang minyak dengan kapasitas 1.051,7 MBSD, Pabrik LPG berkapasitas 102,3 juta ton pertahun dan Pabrik Petrokimia berkapasitas 1.507.950 ton pertahun

Di perusahaan ini terdapat juga produk olahan dari perusahaan tambang di Indonesia seperti petrokimia, pelumas, gas, bahan bakar minyak dan non minyak.

PT Kaltim Prima Coal

Khas Gresik, Gresik,
by_PT KPC

PT Kaltim Prima Coal adalah perusahaan tambang batu bara terbesar dan tertua di Indonesia yang sudah berdiri sejak 1982. Perusahaan ini berkantor pusat di Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur dan masuk kedalam daftar perusahaan tambang di Kalimantan.

Perusahaan ini memiliki lahan tambang seluas 84.938 hektar. Di tahun 2003, kepemilikan perusahaan ini 100% berpindah tangan kepada PT Bumi Resources.

PT Vale Indonesia Tbk

PT Vale Indonesia Tbk bergerak di industri pertambangan nikel sesuai dengan kontrak karya yang dirubah pada oktober 2014 berlaku sampai Desember 2025.

PT Vale Indonesia Tbk sendiri beroperasi atas penanaman modal dari asing dengan luas operasi lahan perseroan seluas 118.017 hektare meliputi Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

Hasil nikel dari pertambangan Vale diimpor ke Jepang sesuai perjanjian antar kedua negara.

PT Agincourt Resource

PT Agincourt Resource bergerak di bidang tambang mineral yang berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan mineral bagi masyarakat serta menjalani berbagai program CSR dan produktivitas handal.

Perusahaan yang mengelola hasil alam yang berupa emas batangan, mineral dan perak ini memiliki tambang emas bernama Martabe dengan luas mencapai 130.300 hektar di pesisir barat Sumatra Barat dan berkantor pusat di Pondok Indah Jakarta.

PT Berau Coal

Perusahaan tambang ini merupakan perusahaan batu bara terbesar yang ada di Indonesia. PT Berau Coal sudah berdiri sejak 1983 yang berpusat di wilayah Berau, Kalimantan Timur.

Perusahaan ini sebelumnya terkenal dengan nama PT Risco dan berganti menjadi PT Berau Coal di tahun 2010. PT Berau Coal memperoleh konsensi seluas 118.400 hektar di Kabupaten Berau, Samarinda, Kalimantan Timur.

Untuk kepemilikian perusahaan ini sebagian besar dikuasai oleh Vallar Investment UK Limited dan sisanya dimiliki Sinarmas Group melalui Asia Resource Minerals Plc.

PT Andora Indonesia

Sama seperti PT Berau Coal, perusahaan ini juga perusahaan batu bara terbesar di Indonesia yang sudah ada sejak tahun 1966 dan mendapatkan konsesi tambang batu bara di wilayah Kalimantan Selatan.

Baca Juga  Lengkap, Inilah Pengertian & Sejarah Mudik Lebaran

Perusahaan tambang yang satu ini tercatat sebagai perusahaan terbuka yang 43% sahamnya dimiliki PT Andora Strategic Investment serta sisanya dimiliki publik dan Garibaldi Thohir, saudara Erick Thohir.

PT Indo Tambang Megah Tbk (ITMG)

Perusahaan ini merupakan raksasa pertambangan batu bara di Indonesia dengan nilai kapasitas pasar mencapai Rp. 11 triliun pada Maret 2020. Sebesar 65% saham perusaan ini dipegang oleh Banpu Mineral Private Ltd dan sisanya diperuntukan kepada publik.

Kideco Jaya Agung

Perusahan satu ini juga termasuk perusahaan batu bara terbesar di Indonesia. Saham Kideco Jaya Agung 91% dikuasai PT Indika Energy Tbk, sementara sisanya dimiliki Samtan Co., Ltd.

Kideco Jaya Agung mendapatkan konsesi tambang batu bara seluas 47.500 hektar di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Perusahaan ini mulai peroperasi di tahun 1982 dan memproyeksikan produksi batu bara sebesar 30 juta ton pada 2021.

PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

Perusahaan tambang batu bara ini dulunya bernama PN TABA lalu berubah nama setelah menjadi Perseroan Terbatas. PTBA mempunyai beberapa anak usaha yaitu PT Bukit Asam Prima, PT Bukit Energi Investama, PT Bukit Pembangkit Innovative dan beberapa anak usaha lainnya.

Pemilik saham perusahaan ini dipegang oleh Inalum sebesar 65,93% dan sisanya diperuntukan bagi publik.

Nilai kapitalisasi pasar PTBA cukup besar yaitu Rp 28 triliun pada Maret 2020 dan berhasil membukukan laba Rp 4 triliun, walau pada tahun 2019 batu bara sempat lesu.

Itu tadi 10 perusahaan tambang di Indonesia yang perlu kamu ketahui. Sebenarnya masih banyak pertambangan-pertambangan yang ada di Indonesia dan beberapa diantaranya berasal dari Kalimantan khususnya pertambangan batu bara.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Never miss any important news. Subscribe to our newsletter.