Musrenbang Anak Jadi Wadah Penyaluran Pendapat dan Pemenuhan Hak Dasar Anak

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik menggelar Musrenbang Anak, Senin (14/03/2022)

Kegiatan ini diikuti perwakilan anak dari berbagai sekolah, forum anak dan kelompok pendidikan non formal, serta didampingi oleh fasilitator forum anak.

Wakil Bupati Gresik, Hj. Aminatun Habibah atau yang akrab disapa Bu Min hadir langsung dan membuka kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Wabup Bu Min menyampaikan sejumlah hal. Menurutnya, musrembang anak ini merupakan bentuk pemenuhan hak dasar dalam konvensi hak anak khususnya hak berpartisipasi, menyatakan pendapat dalam segala hal yang mempengaruhi anak. Selain itu juga, menjadi kesempatan bagi anak untuk memberikan ide yang bermanfaat bagi pembangunan.

Khas Gresik, Gresik,

“Anak bukan lagi menjadi obyek pembangunan tapi sudah saatnya menjadi subyek dalam pembangunan, tetapi bisa turut serta berpartisipasi dalam perencanaan pembangunan,” ujar Wakil Bupati.

Ia menyebut bahwa anak yang dilibatkan pada kegiatan Musrenbang adalah anak-anak pilihan, terbaik dari tiap kecamatan yang berkesempatan mengekspresikan dan ungkap pendapat dalam hal membuat perencanaan pembangunan.

Pada kegiatan ini, perwakilan peserta Musrenbang Anak menyampaikan secara lisan dan menyerahkan hasil rumusan para peserta Musrenbang Anak kepada Wabup Bu Min.

Masih dalam sambutan yang sama, Wabup Bu Min berharap usulan serta masukan dari musrenbang anak tersebut dapat terealisasi dalam bentuk program dan kegiatan yang bersumber dari APBD Kabupaten, APBD provinsi APBN juga pada pembiayaan lainnya, sehingga terwujud Harapan anak dalam pembangunan.

Khas Gresik, Gresik,

“Kesepakatan Pemerintah tentang usulan program yang diuraikan dalam Cluster Prioritas pembangunan anak di Kabupaten Gresik tahun anggaran 2022 menjadi kebijakan prioritas yang dijabarkan ke dalam program kegiatan untuk dilaksanakan oleh masing-masing perangkat daerah sesuai tugas fungsi dan kewenangan serta terintegrasi ke dalam kegiatan anak, dengan demikian  sasaran pembangunan dapat dicapai lebih optimal,”tutup wabup .

Kepala Dinas KBPPPA Gresik, drg. Saifuddin Gozali mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk mendorong partisipasi anak dalam pembangunan daerah dan menjadi wadah penyaluran aspirasi bagi anak.

Baca Juga  Dialog Industri Forkot Gresik, Legislatif dan Pengusaha Berkomitmen Lindungi Tenaga Kerja
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Never miss any important news. Subscribe to our newsletter.