Bupati Gus Yani Mengajak Melestarikan Nilai-Nilai Budaya dan Sejarah Gresik

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Untuk melestarikan budaya dan tidak melupakan sejarah kota lama yang ada di Kawasan Gresik kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Pendidikan dan Disparekrafbudpora bersama Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik akhirnya melaunching sebuah paket Nguri Nguri Budaya yang bertajuk “Gresik Heritage”.

Acara tersebut di buka langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ditandai dengan Pemukulan Gong Sekaligus Pengguntingan Pita tanda dibukanya perpustakaan digital Wisata Ilmu dan Bioskop Pendidikan Nguri Nguri Budaya Juga turut dihadiri Kepala Disparekrafbudpora Kabupaten Gresik Sutaji Rudy, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Hariyanto, Muspika Kecamatan Gresik, Yayayasan Poesponegoro, Ustad Reza, Sejarawan, dan Pemerhati Budaya.

Pada kesempatan itu Bupati Gus Yani menyampaikan sedikit kutipan presiden Indonesia pertama Soekarno yakni “Bangsa Yang Besar Adalah Bangsa Yang Menghargai Jasa Para Pendahulunya” menurutnya, dari sejarah kita dapat belajar kejayaan dimasa lampau dan belajar dari sejarah juga kita dapat melihat kehancuran Dimasa Lampau.

Lebih lanjut Bupati Gus Yani juga Mengapresiasi dan mendukung penuh adanya Kurikulum baru yang akan dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik dimana kurikulum tersebut mengajak pendidikan generasi muda Gresik untuk tidak melupakan sejarah tentang Gresik,”ujarnya.

Khas Gresik, Gresik,

Tidak hanya itu, Gresik merupakan kota bandar yang kuat dimana pernah menjadi bandar perdagangan dari hujarat Arab hingga Pecinan China serta meninggalkan cagar budaya termasuk klenteng kuno yang usianya sudah ratusan tahun, banyak cagar budaya di Kabupaten Gresik ini yang harus tetap kita lestarikan,”tutur Bupati Gus Yani.

Kabupeten Gresik mendapat apresiasi dari pusat berupa anggaran untuk merevitalisasi kota tua dengan program Kota Bandar Gresik sekitar 50 Miliar tujuannya sudah dalam bentuk pembangunan untuk merevitalisasi jalur jalur kota tua. Anggaran itu digunakan untuk pembangunan yang sifatnya menghilangkan kawasan kumuh, irigasi guna menghilangi banjir kota hingga Penerangan,”terangnya.

Kabupaten Gresik punya sejarah yang kuat dengan 4 Budaya diantaranya Arab,Pecinan,Kolonial dan Lokal yang ada di kampung kemasan yang mana Kabupaten/Kota lain belum tentu ada. Mudah-mudahan menjadi Ikonik baru yang merupakan warisan untuk masa depan anak-anak kita berupa ilmu yang bermanfaat,”pungkas Bupati Gus Yani.

Pada kesempatan yang sama mewakili Ketua Umum Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik Oemar Zainoeddin merasa bangga atas kehadiran Bupati Gresik beserta Dinas terkait dalam acara yang dihelat ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam melestarikan nilai warisan Budaya yang ada di Gresik.

Baca Juga  Usai Salat Tarawih, Kapolres Gresik Bersama Bupati Gresik Jenguk Tahanan

Menurutnya Launching Gresik Heritage ini merupakan terobosan baru dimana akan dibuka Perpustakaan Wisata Ilmu dan Bioskop Digital berbasis pendidikan Nguri Nguri sejarah dan budaya dengan harapan untuk tetap melestarikan nilai nilai budaya yang ada,”tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Hariyanto, Menambahkan bentuk 2 kebijakan diantaranya kurikulum sejarah Gresik agar tidak terputus dan kedua akan membuat kebijakan Edu wisata pelajar agar tahu sejarah dan budaya Gresik serta memperkenalkan kuliner khas yang ada di Gresik semua itu tidak lepas dari keseriusan dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Never miss any important news. Subscribe to our newsletter.