KKB Papua Kembali Berulah, 8 Pegawai Palapa Ring Timur Tewas Dibantai Saat Memperbaiki Tower

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp
kkb

Delapan karyawan PT Palapa Timur Telematika (PTT) tewas dibunuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Rabu (2/3).

Pembantaian tersebut terjadi saat para korban sedang melakukan perbaikan Tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomsel.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal mengatakan pelaku penyerangan yang menewaskan 8 karyawan tersebut merupakan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

“Pelakunya memang KKB, namun kelompok mana masih didalami,” kata Kombes Kamal di Jayapura pada Kamis (3/3/2022) malam.

Khas Gresik, Gresik,

Kamal mengungkapkan 8 karyawan yang tewas dalam sebuah serangan yang diduga dilakukan KKB itu masing-masing berinisial B, R, BN, BT, J, E, S dan PD.

Kamal menjelaskan aksi pembunuhan yang diduga dilakukan KKB itu terhadap karyawan Palaparing Timur Telematika (PTT) di Tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomsel “CO 53M 756085 9585257” di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

Menurut Kamal, aksi penyerangan oleh KKB terhadap 8 karyawan PTT itu dilakukan saat mereka berada di camp. Ketika itu, mereka sedang melakukan perbaikan Tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomsel.

Lebih lanjut, Kamal menuturkan, pembunuhan tersebut baru diketahui setelah NS, satu-satunya karyawan yang selamat, meminta bantuan melalui CCTV Tower BTS 3 yang kemudian baru termonitor di CCTV Pusat PTT di Jakarta pada pukul 16.00 WIT.

Adapun NS berhasil selamat dari pembantaian itu karena saat insiden terjadi tidak berada di camp. Ia baru mengetahui terjadinya penyerangan oleh KKB setelah kembali dan melihat rekan-rekannya sudah tewas.

Kamal menambahkan, saat ini seluruh korban tewas masih berada di TKP yakni di Tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomsel.

Menurut dia, seluruh jasad korban belum bisa dilakukan evakuasi karena terkendala oleh cuaca. Sementara lokasi kejadian hanya bisa dijangkau melalui udara.

Terkait tindak lanjut dari insiden pembantaian itu, kata Kamal, Polres Puncak sudah membentuk tim untuk menuju ke lokasi kejadian guna membantu proses evakuasi.

“Selain itu juga melakukan penyelidikan dan penyelidikan terkait kasus tersebut,” ujar Kombes Kamal.

Baca Juga  Ajakan Wabup Gresik Usai Resmikan Musholla Roudlotut Taqwa di Kantor Benjeng
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Never miss any important news. Subscribe to our newsletter.