Ketua DPRD Gresik: LGBT Saja Ditolak, Kenapa Malah Menikahkan Manusia dan Hewan

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Gresik– Ketua DPRD Gresik Moch. Abdul Qodir juga turut menyayangkan adanya ritual pernikahan antara manusia dengan kambing yang viral di media sosial Gresik. Meski dengan alasan apapun, Qodir mengaku sangat prihatin dan menolak kegiatan itu.

“Sangat sensitif karena bersinggungan dengan ajaran yang sangat sakral,”ungkapnya saat jumpa pers dengan awak media di kantor DPRD Gresik,” Senin (06/06).

Abdul Qodir mengaku kaget saat mengetahui saat ada anggota Dewan Gresik dari fraksi Nasdem yang melakukan kegiatan menganggu nilai-nilai culture dan agama islam.

“Sangat keterlaluan, wong LGBT saja ditolak kenapa ini malah menikahkan manusia dengan hewan. Kami sangat kecewa,”keluhnya.

Selanjutnya pimpinan DPRD Gresik akan menyelidiki kegiatan yang dianggap mencoreng institusi DPRD maupun kota Santri Gresik melalui Badan Kehormatan (BK).

“Bila terbukti ada anggota dewan yang berbuat di luar akal sehat di ruang publik maka akan mendapat sanksi,”tegas Qodir.

Hingga kini masyarakat masih geger dengan beredarnya foto dan video ritual pernikahan nyeleneh antara manusia dengan kambing yang berlangsung di Pesanggrahan Keramat Ki Ageng, Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Gresik, kemarin (05/06).

Seperti diketahui Pesanggrahan Keramat Ki Ageng adalah milik anggota DPRD Gresik daerah pilihan (dapil) Benjeng – Balongpanggang, Nur Hudi Didin Arianto.

Baca Juga  Kapolri, Menteri Agama, Ketum PBNU Tinjau Vaksinasi di Pondok Pesantren
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Never miss any important news. Subscribe to our newsletter.