Jalesveva Jayamahe, Monumen sejak 1993 dan sebagai Motto

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp
jalesveva jayamahe

Ternyata di Kota Surabaya tidak hanya ada satu monumen yang berbentuk tugu/patung, meskipun yang identik dengan Kota Surabaya adalah Monumen Tugu Pahlawan, kenyataannya Tugu Pahlawan bukan sayu-satunya Monumen yang ada di Surabaya, adalagi Monumen Kapal Selam yang sebelumnya juga pernah kita bahas, dan satu lagi yang tak kalah terkenalnya di kalangan warga Surabaya. Yaitu Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya), selain menjadi nama Monumen itu sendiri, Jalesveva Juga merupakan sebagai sebuah Motto, mari kita bahas.

Jalesveva Jayamahe sebagai Monumen

Monumen ini sendiri terletak di daerah basis TNI AL Koarmatim Ujung, Surabaya, dan berada di sebelah barat Dermaga Madura. Monumen ini di bangun pada tahun 1993 oleh pemimpin Kepala Staf TNI AL Maritim Indonesia pada saat itu, dan kemudian dilanjutkan oleh Laksamana TNI Muhamad Arifin dan di bantu sang perancang yaitu I Nyoman Nuarta.

Bentuk dari Monumen ini adalah sosok perwira TNI Angkatan Laut yang menggunakan busana Pakaian Dinas Upacara lengkap beserta membawa pedang kehormatan yang sedang menatap tajam ke arah laut. Patung ini berdiri tegak lantang di atas seebuah bangunan dan tingginya mencapai 30,6 meter.

Namun sayangnya tidak mudah untuk mengunjungi Monumen yang satu ini, dibandingkan Monumen yang lain Monjaya menyertakan beberapa syarat untuk pengunjung supaya bisa mengunjungi Monumen ini, diantaranya harus meminta izin paling tidak 2 minggu sebelumnya, dan melakukan permohonan kunjungan kepada beberapa devisi yang bertugas. Syarat ini memang terkesan merepotkan jika tujuan dari wisatawan memang untuk berlibur, ada lagi sebuah peraturan yang pengunjung harus patuhi yaitu pengunjung yang datang harus berpakaian serba rapi. maka dari itu kebanyakan wisatawan melirik Monumen lain karena terasa lebih bebas di banding Monjaya, dan ini juga yang menjadi alasan Monumen Jalesveva Jayamahe tidak terlalu dikenal oleh wisatawan dari luar Surabaya.

Jalesveva Jayamahe sebagai Motto

“Di laut kita berjaya” begitula arti dan maksud dari Motto Jalesveva Jayamahe. Motto ini sekaligus menjadi seruan penyemangat bagi garda terdepan penjaga lautan Nusantara, yaitu Angkatan Laut Tentara Nasional Indonesia (TNI AL).
Bahasa Sanskerta merupakan asal dari kata ini, maknanya pun seakan mengingatkan kita betapa besarnya kekayaan laut yang di miliki Negara kita tercinta ini.

Khas Gresik, Gresik,
sumber gambar : https://masbrooo.com/
Khas Gresik, Gresik,
sumber gambar : dowlogo.com
Baca Juga  Kisah Singkat Tugu Pahlawan Surabaya dan 10 Nopember
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Never miss any important news. Subscribe to our newsletter.