Giliran Aspirasi Warga Ditampung Bupati dan Wabup Gresik Dalam Rembug Akur Safari Ramadhan

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah beserta Forkopimda didampingi jajaran Asisten dan pimpinan OPD lingkup Pemkab Gresik menggelar silaturahmi dan Rembug Akur bersama warga Kecamatan Duduk Sampeyan dan Kecamatan Balongpanggang pada Safari Ramadhan 1443 H/08 Maret 2022 M.

Silaturahim Bupati dan Wakil Bupati beserta Forkopimda Kabupaten Gresik di GOR Desa ambeng-ambeng Kecamatan Duduk Sampeyan, Jum’at (08/04/22) merupakan rangkaian silaturahmi dan rembuk Akur warga pada Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Gresik putaran ketiga.

Sebelumnya Silaturahmi dan Rembug Akur warga putaran pertama digelar di Masjid Baitus salam Kecamatan Kebomas, kemudian kemarin Kamis putaran kedua diadakan di Masjid Najatut Ta’ibin Desa Randegansari Kecamatan Driyorejo.

Safari Ramadhan ini juga diisi santunan secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati bersama Forkopimda Kabupaten Gresik dan perwakilan perusahaan kepada masyarakat penerima manfaat.

Pada sambutan Bupati Gresik yang diwakilkan kepada Wakil Bupati Aminatun Habibah, menyampaikan maksud dari pertemuan Rembug Akur Warga ini adalah Pemerintah Kabupaten Gresik ingin menjaga ukhuwah silaturahim agar selalu dekat dengan warganya yang tebagi di tiga Wilayah Kerja (Wilker) untuk mendengar aspirasi ataupun keluhan warganya guna mewujudkan program prioritas Pemerintah Kabupaten Gresik.

Khas Gresik, Gresik,

“Mudah mudahan pemerintah Kabupaten Gresik selalu bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada warganya”.

Lebih lanjut Wabup Ning Min mengucapkan banyak terima kasih kepada warga saya yang hadir pada kegiatan positif ini dengan sampai saat ini masih menjalankan ibadah puasa di bulan yang penuh Ampunan, Hidayah dan Maghfiroh, semoga amal dan ibadah kita semua diterima Allah SWT,” pungkas Wabup Ning Min.

Dihadapan forkopimda, pimpinan OPD, Ulama, tokoh masyarakat dan undangan yang hadir.

Dalam sesi dialog, Lilik Chotimatun, Kepala Desa Kawistowindu, mengingkan kegiatan semacam ini tidak hanya dilakukan di Desa Ambeng-ambeng saja pihaknya menginginkan kegiatan ini dilakukan rata di semua Desa Nek aku sing dadi Bupati utowo Wakil Bupati Deso Deso Bakal tak Parani Kabeh (kalau saya yang jadi Bupati atau Wakil Bupati Desa-desa akan saya kunjungi semua).

Menanggapi hal tersebut Bupati Gus Yani langsung menjawab bahwasanya kegiatan silaturahim ke semua warga akan terus berlanjut sebagai perekat antara warga dengan Pemerintah seperti halnya yang sudah dilakukan oleh Wakil Bupati dalam kegiatan Ngantor di Desa yang akan terus dilanjutkan ke semua desa di Kabupaten Gresik.

Baca Juga  Pemkab Gresik Bersama BPJS Ketenagakerjaan Berikan Jaminan Ketenagakerjaan Untuk Tenaga Non ASN

Berbeda dengan Shohibah (48) warga asal Desa Duduk sampeyan mengeluhkan atas PDAM yang dekat dengan Desa Samir yang sudah dialiri PDAM namun Desa nya Duduk Sampeyan masih belum teraliri oleh PDAM.

“Kami menginginkan PDAM di Desa Duduk Sampeyan segera Terealisasi,” pinta Shohibah.

Menanggapi keluhan tersebut Bupati Gus Yani akan segera mendorong Perumda Giri Tirta dibawah Nakhoda baru Kurnia Suryandi untuk segera menyelenggarakan proses lelang agar penyaluran air PDAM segera terealisasi secara merata,” ujar Bupati Gus Yani.

Lain halnya dengan Qomaruddin (50) Warga asal Balongpanggang menginginkan program yang dijalankan oleh Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah tidak hanya program pembangunan saja namun dirinya menginginkan pemerintah melalui Dinas terkait untuk menertibkan warung remang yang masih menjamur agar Marwah Kabupaten Gresik yang dikenal sebagai kota wali dan kota santri tetap terjaga.

Menanggapi wadulan tersebut Bupati Gus Yani menjawab persoalan berkaitan dengan warung remang atau warung pangku menurut Gus Yani semuanya bukan asli warga Gresik Namun tetap ditindak melalui Dinas terkait dalam hal ini Polisi Pamong Praja untuk tetap melakukan operasi pekat, yustisi hingga penindakan yang tetap mengedepankan persuasif.

Khas Gresik, Gresik,

Busairi (39) warga Petisbenem sudah tujuh tahun menyarankan terkait doubletrek rel kereta api di empat titik diantaranya di Desa Setrohadi, Tumapel, Duduk Sampeyan dan Sumari segera dipasang palang pintu dengan menggunakan APBD.

Terkait hal itu, Bupati Gus Yani melalui Kepala Dinas perhubungan menjelaskan bahwa permintaan Busairi tersebut tidak serta merta terpenuhi namun tetap akan dikordinasikan dengan PT KAI melaui Dinas Perhubungan, semoga dapat terealisasi kedalam program prioritas selanjutnya,”terangnya.

Nurkolis (49) warga Balongpanggang menginginkan penanganan banjir luapan kali Lamong, Pendidikan, Kesehatan hingga melanjutkan pembangunan Islamic Center kepada pemangku kebijakan agar lebih di prioritaskan,”ungkapnya.

Berkaitan dengan hal tersebut Bupati Gus Yani menjelaskan, dengan program prioritas antara islamic center dengan jalan masih banyak yang rusak akan kita fokuskan pada pembangunan jalan yang rusak terlebih dahulu yang menjadi kebutuhan masyarakat dalam pendukung perekonomian wajib dilanjutkan agar tidak menjadi proyek yang mangkrak seiring berjalan selain itu juga akan tetap melanjutkan pembangunan islamic center,”pungkasnya.

Adzan Magrib berkumandang, Bupati dan Wakil Bupati bersama Forkopimda Kabupaten Gresik dan segenap tamu undangan melakukan buka bersama dilanjutkan Sholat Maghrib berjamaah.

Setelah berbuka bersama Bupati Gus Yani didampingi Camat Duduk Sampeyan bergeser ke Masjid Darul Najah Desa Wadak Kidul untuk melaksanakan sholat tarawih berjamaah dan diakhiri dengan memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa.

Baca Juga  Makna Lambang Kebesaran Kabupaten Gresik Jawa Timur
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Never miss any important news. Subscribe to our newsletter.