Fahombo, tradisi lompat batu 2 meter dari Suku Nias

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp
lompat batu

Fahombo, Hombo Batu atau jika di bahasa Indonesia kan menjadi Lompat Batu, merupakan sebuah olahraga tradisional yang berasal dari Suku Nias, Nias sendiri ialah sebuah Pulau dan Kepulauan yang terletak di sebelah barat dari Pulau Sumatera, dan secara administratif berada dalam wilayah Provinsi Sumatera Utara.

pulau nias
peta pulau nias, sumber gambar : https://sumbar.antaranews.com/

Latar Belakang tradisi Lompat Batu

Sebelum pada akhirnya banyak orang yang menyebut tradisi Fahombo ini adalah sebuah olahraga, namun pada awalnya tradisi ini bagi Suku Nias merupakan suatu tradisi atau adat sebagai ritual pendewasaan. Lalu selain sekarang disebut sebagai salah satu olahraga tradisional, Fahombo juga sudah menjadi objek wisata. Alasan dijadikannya objek wisata karena masih ada kesan Tradisionalnya yang sangat kental seperti saat dilaksanakan tradisi ini, Orang Suku Nias pasti menggunakan pakaian adat, tidak menggunakan pakaian biasa. Objek wisata ini juga yang menajdi salah satu objek wisata teraneh hingga ke seluruh dunia, namun inilah daya tariknya.

Meskipun terlihat lucu atau unik, namun bagi Suku Nias tradisi Fahombo ini merupakan sangat sakral atau serius. anak laki-laki akan melompati batu yang sudah disediakan demi untuk mendapatkan status kedewasaan mereka. seperti yang sudah dikutip, tradisi ini diawali dengan pemuda yang mengenakan busana pejuang khas Suku Nias, seperti mengibaratkan bahwa ia telah siap bertempur dan memikul tanggung jawab laki-laki dewasa.

Tata Caranya sendiri Pemuda NIas yang sudah mengenakan pakaian pejuang khas Suku Nias harus melompati batu setinggi kurang lebih 2 meter. Jika sang pemuda berhasil melompati batu ini mereka akan diakui sebagai lelaki dewasa dan dapat bergabung sebagai prajurit daeerah untuk berperang dan memiliki tanggung jawab laki-laki dewasa termasuk menikah. sejak dulu, jika ada anak laki-laki lahir dan sudah berumur 10 tahun mereka harus dipersiapkan untuk mendapatkan giliran “fahombo” mereka

Khas Gresik, Gresik,
Lompat batu, sumber gambar : https://pariwisataindonesia.id/

Nyatanya tradisi ini tidak hanya tentang keberhasilan melompati batu namun juga bagaimana cara atau teknik mereka mendarat, karena jika mendarat denagn posisi yang salah akibatnya bisa fatal, dapat menyebabkan cedera otot bahkan patah tulang. Batunya sendiri setinggi kurang lebih dua meter dan berbentuk seperti piramidadengan permukaan atas yang datar dengan lebar sekitar 1 meter dan panjang 60 cm.

Khas Gresik, Gresik,
lompat batu, sumber gambar : https://budaya-indonesia.org/Fahombo-1
Baca Juga  Contoh Puisi Ibu yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Never miss any important news. Subscribe to our newsletter.