Dialog Industri Forkot Gresik, Legislatif dan Pengusaha Berkomitmen Lindungi Tenaga Kerja

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Permasalahan angka pengangguran merupakan masalah yang jamak dihadapi oleh semua kota/kabupaten di Indonesia, bahkan dunia. Permasalahan ini seakan semakin berat lantaran pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan semua sendi-sendi perekonomian. Pandemi juga “memaksa” roda digitalisasi untuk berjalan lebih cepat dari yang sebelumnya diperkirakan pra-pandemi.

Berbagai usaha telah dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara penanganan pandemi dan menjaga perekonomian agar tidak semakin terpuruk. Usaha-usaha tersebut mulai menunjukkan hasil seiring dengan semakin melandainya angka penyebaran Covid-19 yang disambut dengan mulai pulihnya geliat ekonomi, termasuk di Kabupaten Gresik.

Dengan geliat ekonomi yang mulai terasa, menjadi suatu kesempatan bagi pemerintah Kabupaten Gresik dan stakeholder terkait untuk memanfaatkan peluang tersebut lewat penyerapan tenaga kerja dalam sektor-sektor industri yang ada di wilayah Gresik dalam semangat pengurangan angka pengangguran dan pada gilirannya akan berpengaruh pada angka kemiskinan.

Hal inilah yang menjadi dasar bagi Forum Kota (Forkot) Gresik mengadakan dialog industri dan buka puasa bersama, hari Kamis (21/04). Dengan mengangkat tema besar “Penguatan Tenaga Kerja Lokal Dalam Perkembangan Teknologi Industri dan Optimalisasi Corporate Social Responsibility Yang Berkelanjutan”.

Kegiatan ini mengundang narasumber tidak hanya dari sisi lembaga eksekutif Pemkab Gresik yakni Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, melainkan juga dari sisi legislatif yakni Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir dan dilengkapi juga dengan pelaku industri yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Ketua Apindo Gresik Alfan Wahyuddin.

Khas Gresik, Gresik,

Bupati Yani dalam kesempatan ini menyatakan bahwa dalam penyerapan tenaga kerja lokal di Kabupaten Gresik, diperlukan satu kolaborasi bersama. Angka penanaman modal yang tinggi, tentunya menjadi harapan besar bagi masyarakat Gresik, jangan sampai naiknya investasi tetapi tidak memberikan manfaat untuk masyarakat Gresik.

“Saya melihat ada perda yang mengatur terkait dengan penyelenggaraan ketenagakerjaan di Kabupaten Gresik. Ada penguatan terkait dengan perlindungan tenaga kerja lokal ini menjadi salah satu faktor penting untuk melindungi masyarakat Kabupaten Gresik,” ungkap Bupati Yani.

Bupati Yani berpandangan bahwa kedepan lambat laun industrialisasi tidak berbanding lurus dengan sumber daya yang kita miliki, 10 tahun atau 20 tahun kedepan industri pasti akan mengikuti kemajuan teknologi.

“Maka dalam hal ini kita harus cerdas dan mempersiapkan sumber daya manusia kita agar siap untuk mengisi kriteria-kriteria yang diperlukan, sehingga masyarakat Gresik tidak hanya sebagai tenaga kasar melainkan bisa lolos dalam seleksi tingkat yang lebih tinggi. Oleh karenanya, yang harus kita lakukan adalah persiapan SDM yang mana ini benar-benar kita siapkan,” ujar Bupati Yani.

Baca Juga  Mengenal Ikan Nemo, Ikan Lucu yang Hidup Diantara Anemon Laut

Disamping itu, Bupati Yani juga menegaskan pentingnya komitmen untuk membangun suatu kepercayaan bahwasanya ketika ada industri masuk di Kabupaten Gresik juga punya kepeduliam terhadap tanggung jawab sosial di lingkungan sekitar.

“Kepada organisasi-organisasi industri dan pengusaha yang ada, saya harap ada kebersamaan karena kita menghadapi PR dan tujuan yang sama. Bagaimana caranya masyarakat Gresik mudah mendapat pekerjaan. Bagaimana caranya industrialisasi di Gresik bisa memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat dalam bentuk CSR,” pungkasnya.

Kegiatan diisi dengan masing-masing narasumber yang menyampaikan pandangannya, dan ditutup dengan sesi tanya jawab untuk menyaring masukan dari peserta sebelum diakhiri dengan buka puasa bersama.

Dalam kesempatan ini, Bupati Yani hadir sendiri. Tampak Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupatem Gresik, Budi Raharjo, serta Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Gresik Nanang Setiawan yang turut serta mengikuti jalannya kegiatan.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Never miss any important news. Subscribe to our newsletter.