Cegah Kecurangan, Timbangan Pedagang Pasar di Gresik Ditera Ulang

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Agar tidak rugikan pembeli, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Pemkab Gresik gencar melakukan operasi timbangan milik pedagang pasar yang ada di Gresik. Sebab,  selama ini terindikasi banyak timbangan milik pedagang pasar tidak sesuai bobot timbangannya.

Kepala Diskoperindag Pemkab Gresik Agus Budiono,  melalui Agus Dwi, Kepala UPT Metrologi Legal pada Diskoperindag menjelaskan,  bahwa operasi timbangan itu bertujuan untuk membantu pembeli agar tidak dirugikan oleh ulah oknum pedagang  nakal. Sebab, untuk mendapatkan  banyak untung  kadang pedagang pasar menggunakan beragam cara dengan memberi sesuatu pada timbangan miliknya.”Akhirnya khan terjadi transaksi tidak jujur,” kata Agus Dwi, Senin (7/3).

Khas Gresik, Gresik,

Oleh sebab itu, operasi timbangan itu akan dilakukan di semua pasar yang ada  di Gresik. Jika didapati timbangan itu tidak sesuai bobot timbangannya,  langsung dilakukan tera ulang  oleh tim dari UPT Metrologi Legal. Caranya, yaitu membersihkan timbangan itu dari semua  karat kemudian dicat ulang.”Sebab, karat yang melekat pada  timbangan itu membuat bobot timbangan tidak sesuai meski ada batas toleransi.” jelas Agus Dwi.

Khas Gresik, Gresik,

Sebelumnya, tambah Agus Dwi,  operasi timbangan itu sudah pernah dilakukan di pasar Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah  beberapa hari lalu. Hasilnya, sebanyak   14 timbangan meja, 6 timbangan desimal dan 90 buah timbel terpaksa harus ditera ulang karena tidak sesuai bobot timbangannya.  Operasi yang sama juga akan dilakukan di Pasar Bungah pada Kamis (10/2) mendatang.”Tidak hanya pasar desa. Rencanaya juga di Pasar Kota Gresik yang mayoritas  pembeliya lebih kritis,” katanya.

Tidak hanya timbangan pedagang pasar   yang menjadi sasaran. Sejumlah Perta Shop yang mulai bermunculan di Gresik juga tak luput dari sasaran. Namun, untuk sementara masih terfokus di timbangan pedagang pasar.”Kami ingin terjadi transaksi secara jujur. Jangan sampai pembeli dan pedagang ada yang saling dirugikan,” tutur mantan Kasubag Keuangan pada Dinas Pertanahan lembaga yang baru lebur ini.

Khas Gresik, Gresik,

Diharapkan Agus Dwi, pada tahun ini semua  timbangan pedagang pasar desa sudah dilakukan tera ulang. Untuk melakukan tera ulang itu kata Agus Dwi, memang tidak mudah. Sebab, masih dijumpai sejumlah pedagang belum mengerti. Ketika tim UPT Metrologi Legal datang, malah pedagang sibuk melakukan traksaksi dengan pembeli.

Baca Juga  7 Lokasi Penjual Nasi Krawu, Kuliner Khas Gresik
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Never miss any important news. Subscribe to our newsletter.