Bu Min Ajak Masyarakat NU Tumbuhkan Rasa Bangga, Serta Bangun Sinergi Sejahterakan Umat

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-99 oleh MWC NU Wringinanom yang diselenggarakan di Pondek Pesantren Darut Taqwa, Sooko, Wringinanom, hari ini, Minggu (13/03).

Dalam kegiatan peringatan Harlah yang menghadirkan penceramah KH. Syukron Jazilan ini, dilaksanakan pula pelantikan pengurus GP Ansor Wringinanom. Tampak hadir pula Pengurus Pondok Pesantren Darut Taqwa sekaligus ketua MWC NU Wringinanom KH. Achmad Thohurin, perwakilan dari PCNU Syifaul Qulub, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Hj. Ufiq Zuroida, Ketua DPRD Kabupaten Gresik Abdul Qodir, serta segenap pengurus MWC NU Wringinanom baik unsur Syuriah dan Tanfidiyah, Fatayat, Muslimat dan GP Ansor.

Pada Kesempatan ini Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah atau yang biasa disapa Bu Min mengajak semua warga NU untuk bersama-sama memiliki rasa bangga sebagai warga NU.

“Sebagai salah satu anggota NU, Saya mengajak kepada seluruh komponen NU yang ada di Wringinanom ini untuk merasa bangga menjadi anggota NU. Kita harus merasa bangga, apalagi NU ini adalah salah satu organisasi Islam terbesar di dunia,” ujar Bu Min.

Bentuk rasa bangga tersebut menurut Bu Min salah satunya bisa ditunjukkan dengan tidak lagi malu-malu untuk menunjukkan identitas ke-NU-annya.

Khas Gresik, Gresik,

Lebih lanjut, dalam kesempatan ini Bu Min mengajak segenap elemen NU untuk bersama-sama pemerintah Kabupaten Gresik bahu-membahu mengsejahterakan masyarakat. Dalam bidang kesehatan contohnya, pemerintah Kabupaten Gresik saat ini tengah berupaya untuk memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat yang belum ter_cover_ BPJS. Tidak berhenti disitu, pihak NU lewat MWC diharapkan juga ada sinergi dengan menyediakan klinik-klinik kesehatan di tiap-tiap MWC, sehingga pelayanan kesehatan bisa menjangkau hingga ke masyarakat terbawah.

“Selain bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Gresik juga memiliki program pemberian pinjaman bagi pelaku usaha tanpa agunan. Syarat utamanya adalah harus punya usaha, karena pinjaman ini tujuannya untuk membantu modal untuk usaha masyarakat,” pungkas Bu Min.

“Itu semua merupakan keinginan-keinginan dari pemerintah Kabupaten Gresik bersama dengan NU yang ingin membangun sinergitas bersama-sama untuk menjadikan masyarakat Kabupaten Gresik menjadi masyarakat yang baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur”, tambahnya.

Baca Juga  Bu Min Silaturahmi Dengan Masyarakat di Pondok Pesantren Ma'had Tahfidzul Qur'an Assalam
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Never miss any important news. Subscribe to our newsletter.