Berikut Penjelasan Lengkap dari Domain

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Pengertian

Domain merupakan nama yang unik biasanya digunakan untuk dapat mengidentifikasi nama server dari komputer. Nama tersebut dirancang untuk menyederhanakan proses akses alamat situs web, daripada menggunakan string numerik yang kompleks (disebut alamat IP).

Untuk membangun sebuah website, Anda memerlukan nama unik ini dan virtual host agar Anda dapat menggunakan dan mengakses nama tersebut di Internet. Nama domain sendiri memiliki banyak jenis dan kegunaan, tergantung dari tujuan dan lokasi negaranya. Nama unik pada website ini dapat dipakai apabila telah didaftarkan.

Pendaftaran Domain diatur oleh Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). Pada saat registrasi ICANN menentukan ekstensi yang tersedia dan dicantumkan pada database yang tersentralisasi dengan informasi pengarahan nama yang akan digunakan.

Setiap website yang diakses terdiri dari dua elemen utama yaitu nama domain dan web server.

  1. Web server adalah suatu mesin fisik yang digunakan untuk menyimpan file dan database website yang ditampilkan kepada para pengunjung website ketika mereka mengakses website dari komputer maupun smartphone.
  2. Nama yang dimaksud merupakan nama yang dimasukkan/diketikkan untuk mengakses website. Hasil ketikan pengunjung ajan mengarahkan web browser ke server yang menyimpan file dan database website. Tidak adanya nama domain, pengunjung harus mengetik alamat IP server dari sebuah website untuk dapat mengakses website yang tentunya akan merepotkan para pengunjung.

Nama ini bekerja seperti shortcut aplikasi yang dapat mengarahkan langsung ke lokasi website dan menampilkannnya setelah mengetikkannya di web browser.

Setiap website memiliki alamat IP sendiri agar dapat diakses oleh komputer atau smartphone, dikarenakan komputer atau smartphone bekerja dengan memahami angka-angka tertentu, sehingga akan merepotkan apabila harus menghafalkan setiap angka tersebut.

Misalnya, contoh akubisa.com ialah nama dengan alamat IP 10.80.90.102. Angka tersebut tidak akan dapat digunakan untuk mengakses website dikarenakan alamat ip bisa digunakan untuk mengakses website apabila server remote harus menggunakan port 80 dengan halaman default(index.php/index.html) yang tersimpan dalam direktori aplikasi web yang berada pada server.

Oleh karena itu akan sangat merepotkan apabila dalam mengakses website harus dengan pengaturan default server dan alamat ip, sehingga hampir seluruh pembuat website memilih untuk menggunakan provider.

Baca Juga  Penjelasan Addon Domain, Keuntungannya dan Kerugiannya

Tipe Domain

Ada beberapa jenis tipe yaitu .com, .net, .org, .info, .edu, .mil, .gov, dan .id. Nama ini disebut TLD (Top Level Domain). TLD sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, misalnya:

Domain Tingkat Atas (TLD)

TLD adalah nama yang paling umum digunakan, termasuk level teratas. TLD sangat umum dan mudah diingat, sehingga banyak orang menggunakannya. Banyak situs web yang menggunakannya biasanya menyertakan .com, .net, .org, .edu. Domain tidak mengacu pada organisasi tertentu, sehingga situs pribadi dapat menggunakannya secara gratis.

Domain level atas kode negara (ccTLD)

Jenis selanjutnya adalah ccTLD. Seperti namanya, nama unik yang sering digunakan pada website ini mendeskripsikan kode negara tertentu. Penggunaan ccTLD menunjukkan bahwa situs terkait milik negara tertentu, atau dapat sengaja diposisikan sebagai pengunjung ke negara/kawasan yang menggunakan kode negara/kawasan tersebut.

Contoh ccTLD termasuk .id untuk Indonesia, .uk untuk Britania Raya atau Britania Raya, .us untuk Amerika Serikat, .kr untuk Korea Selatan, dan banyak kode lainnya.

Domain Tingkat Atas Generik (gTLD)

Level teratas generik (gTLD) awalnya adalah nama yang didedikasikan untuk organisasi atau domain tertentu. Namun sekarang tidak demikian, dan banyak situs umum menggunakan jenis gTLD. Contoh level teratas generik (gTLD) meliputi: .edu untuk pendidikan, .mil untuk militer, .gov untuk pemerintah, .org untuk organisasi tertentu, dan .net untuk penyedia layanan Internet.

Domain Sekunder (SLD)

pengunjung situs akan lebih mudah apabila menggunakan nama unik yang telah disediakan ini. Oleh karena itu, level kedua itu sendiri menjelaskan alamat yang lebih rinci dan spesifik. Contoh penggunaan SLD adalah .co.id, .ac.us, .co.uk dan banyak contoh lainnya. Gunakan SLD untuk menunjukkan lokasi spesifik situs yang akan dikunjungi.

Subdomain

Jenis terakhir merupakan tambahan yang biasa digunakan oleh situs besar. Adanya subitem tambahan ini menandakan bahwa situs tersebut memiliki departemen atau cabang tertentu. Oleh karena itu, kepemilikan subsitus dapat dikaitkan dengan pemilik yang sama. Subdomain ideal untuk situs besar yang membutuhkan halaman lain yang lebih spesifik.

Contoh penggunaan termasuk support.google.com, developers.facebook.com, blogger.com, wordpress.com. Nama situs yang diikuti oleh .blogger.com atau .wordpress.com menunjukkan bahwa situs tersebut masih dipantau dan dimiliki oleh wordpress atau blogger.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Never miss any important news. Subscribe to our newsletter.