5 Olahraga Unik yang Sempat Terlaksana dalam Olimpiade

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Olimpiade adalah kompetisi olahraga internasional terbaik di musim panas dan musim dingin. Ribuan atlet dari seluruh dunia berpartisipasi dalam Olimpiade.

Mereka berpartisipasi dalam berbagai kompetisi tergantung pada olahraga di mana mereka berpartisipasi. Olimpiade dianggap sebagai salah satu acara olahraga besar di dunia, dengan lebih dari 200 negara berpartisipasi.

Olimpiade diadakan setiap empat tahun sekali. Ini bergantian antara Olimpiade Musim Panas dan Olimpiade Musim Dingin setiap dua tahun selama empat tahun. Mulai dari senam, lari, renang, bola basket putra, bulu tangkis, dan bola voli, merupakan beberapa cabor yang banyak mendapat perhatian di seluruh olimpiade.

Tahukah Anda kalau olimpiade pernah menyelenggarakan lomba cabor yang jarang diketahui orang ?  Berikut 5 olahraga unik yang berlangsung di Olimpiade Internasional :

Terjun untuk Jarak (Plunge for Distance)

Khas Gresik, Gresik,
sumber : youtube.com

Pada Olimpiade Paris 1900, penyelenggara memutuskan untuk menggabungkan lompat jauh dengan renang. Hingga saat ini, banyak orang yang tidak mengetahui mengapa penyelenggara Olimpiade berpikir demikian.

Alhasil terbuatlah cabor yang bernama Terjun Untuk Jarak. Cara melakukannya yaitu para Atlet melompat ke kolam dan beristirahat selama satu menit atau sampai kepala mereka melayang. Siapa pun yang menempuh jarak terjauh dialah pemenangnya.

Tentu saja pada cabor tersebut hanya lima atlet yang menghadiri acaranya, semua atlet berasal dari Amerika. Atlet bernama William Dicky yang menang setelah berlari sekitar 62,5 kaki (19,1 meter). Tidak heran peristiwa ini tidak pernah terjadi lagi.

Berenang dengan Rintangan (Obstacle Swim)

Khas Gresik, Gresik,

Renang rintangan merupakan cabor lain dari Olimpiade Paris 1900 yang berenang melalui rintangan yang telah disediakan. Pada acara di Seine ini, peserta harus memanjat tiang dan berenang di bawah beberapa perahu yang menempuh jarak 200 meter.

Atlet yang bersal dari Australia dengan nama Fredric Lehne akhirnya mengalahkan atlet Austria yang bernama Otto Wahle di bawah dua detik. Meskipun kemudian dibatalkan, ini adalah salah satu acara yang mungkin dipertimbangkan untuk dimulai kembali oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Roque

Khas Gresik, Gresik,
sumber : wikipedia.org

Roque tampaknya tidak dikenal oleh kebanyakan masyarakat di dunia, belum lagi olahraga ini tidak begitu dikenal di luar Amerika Serikat. Tapi itu tidak menghentikan penyelenggara Olimpiade 1904 di St. Louis, Missouri, untuk ditambahkan ke dalam jadwal penyelenggaraan Olimpiade.

Baca Juga  Timnas Indonesia U-23 Satu Grup dengan Vietnam di Ajan SEA GAMES 2021?

Roque hampir menyerupai kroket yang muncul di Olimpiade empat tahun lalu dan kemudian menghilang. Namun, roque dilakukan pada permukaan yang keras dan memiliki dinding pembatas yang kokoh. Hanya orang Amerika yang menghadiri acara ini. Hal ini menimbulkan keluhan bahwa negara tuan rumah berusaha meningkatkan jumlah medali dan hanya warga negara AS yang diizinkan untuk berpartisipasi dalam olahraga tersebut.

Menembak merpati

Khas Gresik, Gresik,

Olahraga lain yang dipertanyakan di Olimpiade Paris 1900, menembak merpati yang hidup. Seperti namanya, pemain harus menembak burung sebanyak mungkin.

Setelah melakukan dua kesalahan berturut-turut, penembak didiskualifikasi dari kompetisi. Adegan di mana kecelakaan itu terjadi segera ditakuti karena penuh dengan merpati yang mati dan terluka.

Pada akhirnya, hampir 300 burung mati. Medali emas jatuh ke tangan Leon de Lunden dari Belgia, yang menembak 21 merpati. Tentu saja, olahraga ini akan menimbulkan kontroversi tentang kekejaman terhadap hewan.

Oleh Karena itu, setelah diprotes oleh aktivis hak-hak binatang, merpati tanah liat digunakan di Olimpiade mendatang.

Berburu Rusa

Khas Gresik, Gresik,

Untungnya, pada cabor ini tidak termasuk rusa hidup. Sebagai gantinya, rusa yang dipotong dengan tiga target lingkaran konsentris yang akan digunakan. “Rusa” bergerak cepat (23 meter dalam 4 detik) melalui  orang yang menembak, para penembak berdiri sekitar 110 meter (100 meter) di belakang, masing-masing menembakkan dua peluru.

Acara ini diperkenalkan pertama kali pada Olimpiade London 1908 dan sempat diadakan beberapa kali sebelum dibatalkan. Olahraga ini mungkin paling dikenal karena penampilan Oscar Swahn yang merupakan atlet dari Swedia.

Atlet tersebut melkukan debut Olimpiade pada tahun 1908 pada usia 60 dan menjadi peraih medali emas tertua. Dia telah memenangkan kompetisi individu dan tim dalam olahraga. Dia terus bersaing hingga Olimpiade 1920, memenangkan medali perak pada usia 72 tahun.

Inilah lima olahraga unik yang masuk dalam daftar kompetisi internasional. Ini unik. Tapi nyatanya, di olimpiade pertama banyak cabor yang bisa ditantang.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Never miss any important news. Subscribe to our newsletter.